Peran Orang Tua Dan Guru Bimbingan Konseling Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Smp El-Syifa Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.64624/joshe.v2i1.277Keywords:
Motivasi Belajar, Dukungan Orang Tua, Guru Bimbingan Dan Konseling, Kolaborasi Rumah–Sekolah, Dukungan Psikologis.Abstract
Motivasi belajar siswa tidak hanya dipengaruhi oleh tuntutan akademik, tetapi juga oleh kualitas dukungan yang diberikan di lingkungan keluarga dan sekolah. Namun, kajian kualitatif yang menjelaskan bagaimana orang tua dan guru Bimbingan dan Konseling (BK) secara bersama-sama mendukung motivasi belajar siswa melalui interaksi sehari-hari dan koordinasi lintas lingkungan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran orang tua dan guru BK dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta memahami bentuk kolaborasi antara lingkungan rumah dan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif. Data diperoleh dari lima informan yang dipilih secara purposive, terdiri atas siswa, orang tua, dan guru BK, melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan epoche, horizonalisasi, pengelompokan tema, serta sintesis deskripsi tekstural dan struktural. Hasil penelitian mengidentifikasi enam tema, yaitu otonomi dan kontrol orang tua, keterhubungan emosional keluarga, pendampingan dan distraksi gawai, resiliensi akademis, stigma layanan BK, serta sinergi rumah–sekolah. Temuan menunjukkan bahwa motivasi belajar lebih optimal ketika dukungan otonomi, keterhubungan emosional, pendampingan psikologis, dan koordinasi orang tua–guru BK berlangsung secara terpadu. Penelitian ini memperluas perspektif motivasi belajar melalui integrasi Self-Determination Theory dan perspektif ekologi perkembangan serta menegaskan pentingnya kolaborasi rumah–sekolah dalam praktik pendampingan siswa.







