Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok terhadap Minat Belajar Siswa di SMK Negeri 2 Kota Bekasi

Authors

  • Komarudin Universitas Indraprasta PGRI
  • Siti Aminah Alfalathi Universitas Indraprasta PGRI
  • Haryanto Universitas Indraprasta PGRI

DOI:

https://doi.org/10.64624/joshe.v2i1.173

Keywords:

TikTok, Media Sosial, Minat Belajar, Literasi Digital

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah mengubah pola interaksi dan aktivitas belajar remaja. Meskipun berbagai penelitian telah mengkaji pengaruh TikTok terhadap aspek akademik, hasil yang diperoleh masih menunjukkan temuan yang beragam, sehingga hubungan antara penggunaan TikTok dan minat belajar siswa masih perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan media sosial TikTok terhadap minat belajar siswa di SMK Negeri 2 Kota Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 171 siswa kelas X sebagai responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial TikTok tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat belajar siswa (B = 0,206; β = 0,139; t = 1,825; p = 0,070). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan TikTok bukan merupakan faktor utama yang memengaruhi minat belajar, melainkan terdapat faktor lain yang lebih dominan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bahwa pengaruh TikTok terhadap minat belajar bergantung pada pola dan tujuan penggunaannya, serta menjadi dasar bagi sekolah dalam mengembangkan program literasi digital dan pendampingan penggunaan media sosial. Penelitian ini terbatas pada satu sekolah dan hanya mengkaji satu variabel prediktor.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Komarudin, Alfalathi, S. A., & Haryanto. (2026). Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok terhadap Minat Belajar Siswa di SMK Negeri 2 Kota Bekasi. JOSHE: Journal of Social Humanities & Education, 2(1), 63–68. https://doi.org/10.64624/joshe.v2i1.173