Peran Dukungan Sosial dalam Meningkatkan Kesehatan Mental Siswa serta Implikasi dalam Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 02 Citeureup
DOI:
https://doi.org/10.64624/joshe.v2i1.221Keywords:
Dukungan Sosial, kesehatan mental, bimbingan dan konseling, Kata Kunci: Kepedulian Sosial; Mahasiswa; Isu Sosial; Dukungan Sosial; Peran Kampus, Studi KasusAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya dukungan sosial dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan mental siswa di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dukungan sosial dalam meningkatkan kesehatan mental siswa serta implikasinya dalam layanan bimbingan dan konseling di SMP Negeri 2 Citeureup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru Bimbingan dan Konseling, wali kelas, dan siswa yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dari guru, keluarga, dan teman sebaya berperan dalam meningkatkan kesehatan mental siswa, seperti meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan mengelola emosi, motivasi belajar, dan hubungan sosial yang positif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling berperan dalam memperkuat dukungan sosial melalui berbagai layanan dan kolaborasi dengan pihak sekolah serta orang tua. Dengan demikian, dukungan sosial menjadi faktor penting dalam mendukung kesehatan mental siswa di sekolah.







