Edukasi Keuangan dan Literasi Keuangan Mahasiswa Generasi Z: Tinjauan Naratif tentang Adaptasi Fintech, Perencanaan Masa Depan, dan Mitigasi Risiko Keuangan Digital
DOI:
https://doi.org/10.64624/joshe.v2i1.259Keywords:
Edukasi Keuangan, Literasi Keuangan, Generasi Z, Teknologi Finansial, MahasiswaAbstract
Generasi Z yang mendominasi populasi mahasiswa saat ini tumbuh di tengah pesatnya transformasi ekosistem keuangan digital, sehingga literasi keuangan menjadi kompetensi yang semakin penting. Artikel ini bertujuan mensintesis dan mengkritisi berbagai temuan penelitian mengenai peran edukasi keuangan dalam membentuk literasi keuangan mahasiswa Generasi Z, khususnya terkait adaptasi terhadap teknologi finansial (financial technology), perencanaan keuangan masa depan, dan mitigasi risiko keuangan digital seperti pinjaman online ilegal serta investasi bodong. Penelitian menggunakan pendekatan Narrative Literature Review dengan menelaah publikasi nasional dan internasional periode 2020–2026 yang didukung oleh data sekunder dari Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, dan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Sintesis literatur menunjukkan bahwa edukasi keuangan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku keuangan mahasiswa, meskipun efektivitasnya dipengaruhi oleh faktor kontekstual seperti literasi keuangan digital, kontrol diri, dan karakteristik penggunaan teknologi. Kajian ini juga mengidentifikasi masih adanya kesenjangan antara tingkat inklusi dan literasi keuangan di Indonesia serta terbatasnya penelitian yang mengintegrasikan adaptasi fintech, perencanaan keuangan, dan mitigasi risiko digital dalam satu kerangka konseptual. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pendidikan keuangan yang kontekstual, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan ekosistem keuangan digital.







