PENGARUH KOMUNIKASI KELUARGA TERHADAP KESEHATAN MENTAL SISWA DI SMKN 57 JAKARTA SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.64624/joshe.v2i1.242Keywords:
Komunikasi Keluarga, Kesehatan Mental, Bimbingan KonselingAbstract
Kesehatan mental siswa merupakan salah satu aspek penting yang mendukung perkembangan akademik, sosial, dan emosional remaja. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam menjaga kesehatan mental siswa adalah komunikasi keluarga, namun pengaruh komunikasi keluarga terhadap kesehatan mental siswa masih perlu dikaji lebih lanjut, khususnya pada jenjang sekolah menengah kejuruan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi kesehatan mental siswa, menganalisis pengaruh komunikasi keluarga terhadap kesehatan mental siswa di SMKN 57 Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian terdiri atas 427 siswa kelas XI, dengan sampel sebanyak 81 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesehatan mental siswa (t = 10,716; p = 0,000; β = 0,770). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik komunikasi keluarga, semakin baik pula kesehatan mental siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bahwa komunikasi keluarga merupakan faktor penting dalam mendukung kesehatan mental siswa serta menjadi dasar bagi guru Bimbingan dan Konseling untuk mengembangkan layanan yang memperkuat komunikasi keluarga sebagai upaya meningkatkan kesehatan mental siswa.







