Pengaruh Self-Management terhadap Kedisiplinan Belajar Siswa di SMP PGRI 9 Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.64624/joshe.v2i1.165Keywords:
self-management, kedisiplinan belajar, bimbingan dan konselingAbstract
Kedisiplinan belajar merupakan salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-management terhadap kedisiplinan belajar siswa di SMP PGRI 9 Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 225 siswa kelas VII, dengan sampel sebanyak 72 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-management berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan belajar siswa, dengan persamaan regresi Y = -0,815 + 1,121X, koefisien regresi sebesar 1,121, nilai t = 50,840, dan nilai signifikansi p < 0,001. Nilai koefisien determinasi (R² = 0,974) menunjukkan bahwa self-management memberikan kontribusi sebesar 97,4% terhadap kedisiplinan belajar siswa, sedangkan 2,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik kemampuan self-management siswa, semakin tinggi tingkat kedisiplinan belajarnya. Hasil penelitian ini memberikan dasar bagi guru Bimbingan dan Konseling dalam merancang layanan yang berorientasi pada pengembangan kemampuan self-management untuk mendukung peningkatan kedisiplinan belajar siswa.







