Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Pola Interaksi Sosial Generasi Z di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.64624/joshe.v2i1.256Keywords:
Media Sosial, Interaksi Sosial, Generasi Z, Digital Era, Literasi DigitalAbstract
Perkembangan media sosial telah mengubah cara Generasi Z berkomunikasi, memperoleh informasi, dan membangun interaksi sosial di era digital. Meskipun berbagai penelitian telah membahas dampak media sosial terhadap interaksi sosial, kajian yang mendeskripsikan karakteristik penggunaan media sosial dan persepsi Generasi Z terhadap pola interaksi sosial masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik penggunaan media sosial serta persepsi Generasi Z terhadap pola interaksi sosial di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif terhadap 31 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring berbasis skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menggunakan TikTok dan Instagram sebagai platform utama serta mengakses media sosial dengan intensitas tinggi untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi. Meskipun demikian, sebagian besar responden tetap memandang interaksi tatap muka sebagai bagian penting dalam kehidupan sosial sehingga media sosial lebih dipersepsikan sebagai pelengkap daripada pengganti komunikasi langsung. Temuan ini memperkaya gambaran empiris mengenai perilaku penggunaan media sosial Generasi Z dan dapat menjadi dasar bagi pengembangan program literasi digital yang mendorong penggunaan media sosial secara bijaksana tanpa mengurangi kualitas interaksi sosial.







